BERITA
06 Agustus 2015
Pembentukan Komite Rekonsiliasi HAM Berat Sudah Dilaporkan ke Presiden
 

Rakhmatulloh

Jaksa Agung HM Prasetyo (Sindophoto)


JAKARTA - Pemerintah akan membentuk tim komite rekonsiliasi penuntasan kasus-kasus HAM berat masa lalu.

Menurut Jaksa Agung, HM Prasetyo, rencana pembentukan komite rekonsiliasi sudah di laporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Presiden sudah sampai, sudah tahu," katanya, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jalan Sultan Hasanuddin, Jumat (22/5/2015).

Prasetyo mengatakan, setelah disepakati pembentukan tim rekonsiliasi, tim gabungan yang diwakili masing-masing perwakilan lembaga penegak hukum akan bergerak secara bersama-sama.

"Bapak Presiden mempunyai suatu concern yang sangat besar untuk bagaimana supaya masalah-masalah pelanggaran berat masa lalu itu bisa diselesaikan dengan baik," ujarnya.

Menurut Prasetyo, setidaknya ada enam kasus HAM berat masa lalu yang akan ditindaklanjuti dan dituntaskan tim rekonsiliasi. Dia mengatakan, pemerintah akan mengambil jalur non-yudisial atau rekonsiliasi dengan melibatkan pihak korban.
(dam)

Sumber :

SINDONEWS.com  Jum'at, 22 Mei 2015

English
go to english page
Penelitian
daftar penelitian PUSHAM UII
Perpustakaan
daftar buku koleksi PUSHAM UII
Kaos PUSHAM UII
Kaos terbitan PUSHAM UII
Bulletin
Bulletin terbitan PUSHAM UII
Buku
Buku terbitan PUSHAM UII
Newsletter & Komik
newsletter dan komik terbitan PUSHAM UII
Catatan Pinggir
renungan dan analisis singkat
Catatan Pinggir
30 Agustus 2017

Oleh: Despan Heryansyah
(Peneliti pada Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK)  dan Mahasiswa Program Doktor
Fakultas Hukum UII YOGYAKARTA)

 

Harus kita akui, bahwa sampai hari ini negara kita masih sulit sekali keluar dari pusaran kejahatan yang dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa oleh dunia Internasional, setidaknya terhadap Narkoba, Korupsi, dan Terorisme. Untuk kasus korupsi dan terorisme, kita mengapresiasi kinerja KPK dan Densus 88 yang sejauh ini telah bekerja dengan optimal. Tidak sedikit koruptor yang berhasil dijebloskan ke penjara meski kinerja KPK bukan tanpa cacat, begitu pula dengan tidak sedikit terorisme yang berhasil ditangkap yang barangkali berbanding lurus dengan jumlah terduga teroris yang ditembak mati.

News
17 Juni 2017
JENEWA, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan gerombolan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), menahan lebih dari 100.000 warga Irak di kota tua Mosul.
15 Juni 2017
Dalam acara yang bertajuk “Merajut Kebersamaan, Mengikat Kebhinekaan” yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Yogyakarta pada 14 Juni 2017, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Nasi
09 Juni 2017
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendatangi Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).
09 Juni 2017
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) bersama Bhayangkara Polri menggelar kampanye dan deklarasi perlindungan perempuan dan anak.