KASUS
07 September 2004
Kekerasan Terhadap Wartawan (Perusahaan Pers) di Yogyakarta (Januari 2000-September 2002)
 

NO

KETERANGAN

DAN SUMBER KASUS

KETERANGAN

PELAKU DAN MOTIVASI

KETERANGAN

KORBAN

TANGGAL/

TEMPAT KASUS

1

Pada 17 Januari 2000, Buletin Siang RCTI menayangkan berita hasil liputan Suyono Sugondo, koresponden RCTI di Yogyakarta, tentang tindakan pemerasan oleh Teki Saptono yang mengatasnamankan Kol. (Pol) Yotje Mende, Kaditserse Polda DIY. Kasus pemerasan senilai Rp 10 juta tersebut di dapat oleh Suyono dari konferensi pers PBHI Cabang Yogyakarta. Berdasarkan berita RCTI itulah Yotje Mende melaporkan Suyono Sugondo ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. (Sumber: The Southeast Asian Press AllianceJakarta, Januari-Oktober 2000).

Kaditserse Polda DIY, Kolonel (Pol) Yotje Mende.

Motivasi: Merehabilitasi citra.  

Suyono Sugondo, koresponden RCTI di Yogyakarta.

Minggu, 23 Januari 2000 di Yogyakarta.

2

Sekitar 20 orang anggota Front Umat Islam (FUI) Prambanan Raya, Yogyakarta, mendatangi Kantor SKH Bernas untuk memprotes berita SKH Bernas yang berjudul Mobil-Rumah Berce Dirusak Orang. Menurut FUI, berita di Bernas tersebut terlalu menyudutkan kelompok Islam. Padahal, kemarahan masyarakat itu terjadi karena Berce seorang misionaris yang tindakannya sudah meresahkan.. (Sumber: The Southeast Asian Press AllianceJakarta, Januari-Oktober 2000).

Sekitar 20 orang dari Front Umat Islam (FUI) Prambanan Raya, Yogyakarta.

Motivasi: Meluruskan pemberitaan yang menyangkut Islam.

Reporter SKH Bernas dan beberapa wartawan media lain yang meliput. Tanda pengenal para reporter SKH Bernas yang hadir diminta dan pihak Bernas dipaksa memuat release FUI tanpa diedit. Anggota FUI juga membentak setiap orang yang dijumpai mereka di kantor Bernas.

Selasa, 30 Mei 2000 di Kantor SKH Bernas Jl. Jenderal Soedirman 52, Yogyakarta.

3

Penyerbuan dan pengrusakan kantor majalah mahasiswa ARENA IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. (Sumber: The Southeast Asian Press AllianceJakarta, Januari-Oktober 2000).

Sekitar 100 orang yang menamakan dirinya Front Pembela Islam (FPI).

Motivasi: Ideologis.

Seorang aktivis Korps Dakwah Islamiyah dianiaya. Sebuah komputer milik majalah ARENA dirampas.

Jum'at, 18 Agustus 2000 di Kampus IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

4

Pembubaran paksa massa Aliansi Mahasiswa Kontra Politisasi Kampus (AMKPK). AMKPK terdiri dari mahasiswa KM UGM, AMPRI, Dema UNY, Dema UPN, KAMMI, HMI MPO, dan DEPERA. Aksi massa dilakukan untuk menolak Presiden Gus Dur masuk kampus UGM. (Sumber: Harian Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 Februari 2001).

Aparat Kepolisian Daerah (POLDA) DIY.

Motivasi: Pengamanan atau Pembubaran Massa.

Dewi (wartawan tulis Suara Pembaruan) dan Tatan Rustandi (wartawan foto Majalah GATRA) dipukul tanpa menghiraukan identitas pers yang dikenakan korban.

Jum'at, 16 Februari 2001, di Kampus UGM (Jl. Kaliurang), Yogyakarta.

5

Peneroran dengan melemparkan batu dan mercon berukuran besar (mercon banting) ke Kantor SKH Kedaulatan Rakyat, Jl. P. Mangkubumi 40-42, Yogyakarta. (Sumber: Kedaulatan Rakyat, Kamis, 29 Agustus 2002; Bernas, Kamis, 29 Agustus 2002).

Empat lelaki bertubuh tegap dengan mengendarai dua sepeda motor.

Motivasi: Tidak jelas.

Pintu gerbang SKH Kedaulatan Rakyat rusak (jebol) karena ledakan mercon, dan kaca nako Pos Satpam SKH Kedaulatan Rakyat  pecah akibat lemparan batu.

Rabu, 28 Agustus 2002 dini hari (pukul 02.15 WIB) di Kantor SKH Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta.

6

Penyekapan dan perlakukan kasar terhadap  4 wartawan suratkabar yang terbit di Yogyakarta (2 orang wartawan SKH Kedaulatan Rakyat dan 2 orang wartawan SKH Bernas). Dalam hal ini, mahasiswa ISI menolak dikatakan menyekap ke-4 wartawan itu, melainkan mengamankan mereka agar tidak dikeroyok oleh massa mahasiswa yang sedang berdemonstrasi menentang kebijakan Rektor ISI. (Sumber: Kedaulatan Rakyat, Jum’at, 30 Agustus 2002; Kompas, Jum’at, 30 Agustus 2002; Radar Jogja, Sabtu, 31 Agustus 2002; Bernas, Jum’at, 30 Agustus 2002 dan Minggu, 15 September 2002).

Sejumlah mahasiswa dan Panitia Belajar Bersama Mahasiswa (BBM) 2002 Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta.

Motivasi: Pelampiasan rasa marah dan jengkel, menyusul kebijakan Rektor ISI Yogyakarta yang melarang acara BBM 2002 karena berbau perpeloncoan.

Effy Wijono Putro (fotografer KR) diancam agar menghapus file foto, dipukul, didorong, dan ditarik-tarik, dan kamera serta baterainya sempat dirampas. Y. Suroso (fotagrafer Bernas) diancam dengan kayu, dilempari, dan filmnya dirampas. Jayadi Kastari (wartawan tulis KR) dan I Gede Nyoman W. (wartawan tulis Bernas) diancam tidak boleh menulis berita tentang aksi di ISI.

Kamis, 29 Agustus 2002 di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta.

 

Keterangan: Data diolah dari berbagai sumber oleh Sie. Pemantauan Pusat Studi HAM Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII). Kasus kekerasan terhadap wartawan yang berdimensi kejahatan kemanusiaan (crimes against humanity) telah menimpa Fuad Muhammad Syafrudin (Udin), wartawan tulis Harian Bernas. Sejak Udin dianiaya sampai meninggal pada tanggal 16 Agustus 1996 hingga sekarang, belum ada titik terang mengenai pelaku utama yang mengotaki pembunuhan Udin itu karena ditengarai melibatkan sejumlah pejabat dan aparat TNI/Polisi. 

English
go to english page
Penelitian
daftar penelitian PUSHAM UII
Perpustakaan
daftar buku koleksi PUSHAM UII
Kaos PUSHAM UII
Kaos terbitan PUSHAM UII
Bulletin
Bulletin terbitan PUSHAM UII
Buku
Buku terbitan PUSHAM UII
Newsletter & Komik
newsletter dan komik terbitan PUSHAM UII
Catatan Pinggir
renungan dan analisis singkat
Catatan Pinggir
30 Agustus 2017

Oleh: Despan Heryansyah
(Peneliti pada Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK)  dan Mahasiswa Program Doktor
Fakultas Hukum UII YOGYAKARTA)

 

Harus kita akui, bahwa sampai hari ini negara kita masih sulit sekali keluar dari pusaran kejahatan yang dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa oleh dunia Internasional, setidaknya terhadap Narkoba, Korupsi, dan Terorisme. Untuk kasus korupsi dan terorisme, kita mengapresiasi kinerja KPK dan Densus 88 yang sejauh ini telah bekerja dengan optimal. Tidak sedikit koruptor yang berhasil dijebloskan ke penjara meski kinerja KPK bukan tanpa cacat, begitu pula dengan tidak sedikit terorisme yang berhasil ditangkap yang barangkali berbanding lurus dengan jumlah terduga teroris yang ditembak mati.

News
17 Juni 2017
JENEWA, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan gerombolan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), menahan lebih dari 100.000 warga Irak di kota tua Mosul.
15 Juni 2017
Dalam acara yang bertajuk “Merajut Kebersamaan, Mengikat Kebhinekaan” yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Yogyakarta pada 14 Juni 2017, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Nasi
09 Juni 2017
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendatangi Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).
09 Juni 2017
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) bersama Bhayangkara Polri menggelar kampanye dan deklarasi perlindungan perempuan dan anak.