KEGIATAN
28 Oktober 2016
Workshop Metodologi Riset dan Penulisan Untuk Tenaga Pendidik Akpol
 

Sebaga tuntutan mendasar dari visi peningkatan kualitas kelembagaan pendidikan Akpol, pengembangan kapasitas keahlian riset dan penulisan adalah dimensi penting yang tidak boleh diabaikan. Dalam khasanah dasar Tri Darma Perguruan Tinggi, Riset penelitian bahkan ditempatkan menjadi bagian pilar yang wajib untuk dikerjakan. Secara institusional, lembaga pendidikan tinggi seperti Akpol juga mempunyai kewajiban mengembangkan tradisi riset dan penulisan sebagai fitrah eksistensi yang tidak bisa ditinggalkan.

Riset dan penulisan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Riset dan penulisan mengandaikan kemampuan manusia dalam mencari kedalaman fakta kebenaran. Apa yan dicari oleh riset dan dituangkan dalam narasi tulisan adalah upaya untuk menyampaikan dan mengungkapkan fakta-fakta kebenaran dalam tulisan. Prinsip besar dalam tradisi ilmiah sendiri tentu berusaha untuk menghindari kerja-kerja kebohongan dan pemalsuan fakta.

Apa relasinya dengan tugas-tugas pokok kepolisan? Institusi pendidikan kepolisian bertugas menpersiapkan anak didiknya untuk mampu dan fasih mrmbaca setiap realitas sosial yang ada. Nalar riset tentu saja sangat membantu dalam pengembangan perspektif, logika dan juga tradisi berpikir yang lebih maju bagi kepolisian. Problem sosial dalam hamparan realitas yang kompleks tentu hanya bisa ditangkap dan difahami oleh mereka yang mempunyai kemampuan membaca, melihat dan menganalisis situasi kompleksitas tersebut.  Perspektif riset adalah alat bantu yang cukup kuat untuk mendukung kerja-kerja praksis kep9olisian.

Untuk menyiapkan anak didik Taruna yang bisa terampil dan ahli dalam dunia penelitian dan penulisan tentu saja Akpol juga harus menyiapkan sistem tradisi dan juga sumber daya pengajar yang berpengalaman. Kemampuan dan kapasitas keahlian riset dan menulis tidak byurun dari langit atau bawaan biologis. Kemampuan riset dan menulis bisa didapat melalui proses belajar dan ketekunan pengalaman. Melalui penguatan pembelajaran terus-menerus, maka sistem tradisi riset dan kapasitas tenaga pendidiknya juga akan bisa berkembang.

Melalui dasar nalar pertimbangn ini, maka Pusham UII Yogyakarta bekerja sama dengan Akpol Semarang akan menyelenggarakan Workshop Pelatihan Riset dan Penulisan bagi Tenaga Pendidika Akpol Semarang. Hadirnya workshop pelatihan ini semoga biosa menjadi ruang bermanfaat bagi upaya peningkatan kapasitas tenaga pendidik Akpol. Workshop secara prinsip diharapka bisa menjawab dasar kepentingan untuk meningkatkan kemampuan riset dan penulisan dalam iklim pendidikan Akpol secara lebih luas.

Proses pembelajaran dalam workshop pelatihan ini akan dikembangkan dengan penggabungan pendekatan pemberian pengetahuan materi oleh narasumber, pendalaman perspektif dengan analisis kasus, dan klinik menulis yang didampingi oleh fasilitator.

Narasumber yang akan dihadirkan adalah dari penulis dan peneliti yang kompeten dan berpengalaman dalam khasanah dunia riset dan penulisan. Fasilitator aka dikerjakan oleh para peneliti dan penulis yang didampingi juga oleh fasilitator Akpol Semarang. Workshop Pelatihan akan dilaksanakan pada hari Selasa sampai Kamis, 25 -27 Oktober 2016. Bertempat di Hotel Santika premiere Jogja.

Adapun tujuan dari Workshop ini adalah :

  1. Menjadi sarana pembelajaran dan penguatan pemahaman, kemampuan dan keahlian riset dan penulisan bagi Tenaga Pendidik Akpol Semarang.
  2. Sebagai sarana untuk ikut memberi masukan bergharga bagi pengembangan dan peningkatan tradisi akademis terutama kerja-kerja kemampuan riset dan penulisan
  3. Menjadi sarana penguatan kapasitas kelembagaan Akpol yakni peningkatan kualitas sistem pendidikan dan pembangunan tradisi ilmiah sebagai tuntutan wajib dari posisi dan kedudukan Akpol yang meluluskan Taruna setingkat strata 1 (S1).
English
go to english page
Penelitian
daftar penelitian PUSHAM UII
Perpustakaan
daftar buku koleksi PUSHAM UII
Kaos PUSHAM UII
Kaos terbitan PUSHAM UII
Bulletin
Bulletin terbitan PUSHAM UII
Buku
Buku terbitan PUSHAM UII
Newsletter & Komik
newsletter dan komik terbitan PUSHAM UII
Catatan Pinggir
renungan dan analisis singkat
Catatan Pinggir
13 Juni 2017

DARURAT TERORISME

Oleh: Despan Heryansyah, SHI., MH.

(Mahasiswa Program Doktor Fakultas Hukum UII YOGYAKARTA dan Peneliti pada Pusat Studi Hukum Konstitusi (PSHK) Fakultas Hukum UII)

Teroris menjadi masalah bersama semua negara di dunia termasuk Indonesia, tidak melihat apakah negara maju, berkembang, bahkan tertinggal sekalipun, tak ada yang luput dari ancaman terorisme. Bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur beberapa waktu lalu (24/5) seolah menjadi tanda bahwa masalah terorisme masih menjadi ancaman utama di negeri ini. Pelaku teror masih berkeliaran dimana-mana, bahkan kota besar sekelas Jakarta sekalipun. Seruan presiden Jokowi terhadap para pelaku teror bahwa “kami tidak takut masti”, tentu berdampak positif terhadap psikologi masyarakat Indonesia, namun itu sama sekali tidak cukup untuk menyelesaikan masalah terorisme.

News
17 Juni 2017
JENEWA, KOMPAS.com - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan gerombolan teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), menahan lebih dari 100.000 warga Irak di kota tua Mosul.
15 Juni 2017
Dalam acara yang bertajuk “Merajut Kebersamaan, Mengikat Kebhinekaan” yang diselenggarakan di Hotel Santika Premiere Yogyakarta pada 14 Juni 2017, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Nasi
09 Juni 2017
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mendatangi Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2017).
09 Juni 2017
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) bersama Bhayangkara Polri menggelar kampanye dan deklarasi perlindungan perempuan dan anak.